Sungai Bah Karai menjadi sumber kehidupan bagi proyek yang sejauh ini menjadi proyek paling ambisius milik MEM ini. Tengah dalam proses pembangunan, pembangkit listrik ini diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2026, dengan kapasitas 12.500 kW untuk menerangi sejumlah 9.615 keluarga.
Yang membedakan PLTA Bah Karai adalah desainnya yang inovatif. Terowongan sepanjang 1.400 meter di sini terhubung dengan penstock sepanjang 800 meter, sebuah upaya pengoptimalan energi yang dimanfaatkan dari aliran sungai yang bergerak menurun. Proyek ini adalah pembuktian keahlian teknis dan komitmen MEM terhadap solusi energi terbarukan berskala besar.
